Kamis, 15 Maret 2018

maghrib (2)

cakrawala dikunyah masa
serpihannya tercecer di jendela jiwa
meradang sepi ngelangut yang wingit
sayup adzan mengetuk dinding hati
seduh gaduh siang tadi
di cangkir kopi
lalu ditenggak sunyi tanpa sisa

aku malu menamai diri sebagai manusia
hina atas dosa
yang berima
berketuk ketuk terulang

menyebut namaMu
berbisik saja
mengisi ruang pinta ini
kumula dengan akui segala salah

tanpa letakkan beban ini
bagaimana mungkin kupikul beban lain?

kubasuh
kubiar gelap senja merengkuh
utuh.

Bekasi, 03032018
Poetoe

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

panggung kita

serupa di tengah panggung, berdiri canggung gemuruh penonton berdengung terkadang linglung mendadak bingung hidup adalah tonil bersiap berta...