Kamis, 15 Maret 2018

ampun gusti

menangis siang ini
mengais ais gersang
teramat ingin pulang
terlalu lama aku berpetualang
jejak langkah terseret kuhitung dengan dendang
dosa dosa berat tersandang
malu. matahari gusar tajam memandang

teramat ingin pulang
lalu rebah
sebagai bayi saja ringkuk pasrah
berharap bersih hati kembali fitri

hiks...

belepotan
lumpur
bercoretan
jelaga

ampun gusti.

Halte pancoran, 23022018
Poetoe

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

lelaki perempuan (memaki kegelisahan)

lelaki itu memaki mengutuki sunyi yang mendengki tanpa bunyi menggerogoti semua nada hingga jadi percuma rindu itu gula gula sublimasi atas ...