Sabtu, 23 Juli 2016

penggemar melahirkan haters

Terbangun jelang shubuh, terpikir tentang benci dan cinta. Jika memang hidup selalu seperti bagan koordinat, di mana kita berada dalam dua tarikan kutub, apakah juga lalu kita di antara tarikan benci dan cinta?

Aneh. Aku belum yakin tentang ini...?

Mengapa setiap ada penggemar selalu saja ada haters? Apakah memang seperti setiap ada cahaya maka akan ada bayangan?

Entahlah....

Bekasi, 13/07/2016
Poetoe.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Batas

batas itu siapa kita setiap ujungnya adalah definisi berubahnya kemampuan adalah bertambahnya batas dan definisi kita menjadi kurva tak bera...