sederhana saja, hanya tak ingin keadilan diabaikan
tak ingin melihat yang lemah dipandang rendah
tak ingin menonton yang salah malah banyak ulah
tak ingin mendengar yang benar tersudut gemetar
sederhana saja, hanya ingin pilar nalar itu kokoh
hingga tak mudah goyah oleh ramah tamah pencitraan
tak mau wajah tertunduk hanya karena takut
tak mau jujur itu kabur, lari dari diri
tak mau merdeka itu justru karena pelihara dusta.
sederhana saja, hanya mau benar, walau harus terlempar dari hiruk pikuk kesantunan.
Cawang, 06032018
Poetoe
karena kata adalah awal dunia; butuh ruang untuk memelihara "kata" sejak ada di "pikiran", "lisan", bahkan "tulisan".
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Makasih mas Rahman Hakim telah memandu acara dengan asyik, juga kak Edmalia Rohmani dan mas Dhimas Wisnu Mahendra yang membedah buku Apakah ...
-
Mereka, para Shahabat Rosulillah itu membaca "Ayat-ayat Allah" dan juga sabda Rosulullah SAW, tidak sekedar sebagai "pesan...
-
"Jika benar kau pemerhati hal-hal sederhana, maka apa yang paling tercatat di mula pertemuan kita dulu?" Mungkin jawabannya adalah...
-
Buku MADILOG, Materialisme, Dialektika dan Logika adalah buku karya Tan Malaka yang kaya. Berisi banyak pengetahuan. Tak kebayang buku ini...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar