Sabtu, 24 Maret 2018

kopi pikir

setelah sakit kepala lama
kuputuskan senja ini, memejamkan mata
mencari tahu sumber sakitnya
perlahan masuk ke rongga otak
merapikan lipatan lipatan benak
membersihkan ruang ingat dari comberan pemikiran
mengais ais di bilik kenang, hal hal yang membahagiakan

Agh.

ternyata yang kurindu adalah kerut kening
kubutuhkan ruang berpikir yang tak lagi main main
ruang yang serius
"berpikir mendalam tentang"

entah tentang apa.
tentangmu
tentang waktu
tentang kota
tentang manusia
tentang layaknya kita
tentang layaknya dunia

kerut kening bertambah
namun sakit kepalaku berkurang.

aku hanya butuh secangkir kopi
dan berpikir lebih serius lagi.

Bekasi, 06032018
Poetoe

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Makasih mas Rahman Hakim telah memandu acara dengan asyik, juga kak Edmalia Rohmani dan mas Dhimas Wisnu Mahendra yang membedah buku Apakah ...