bagaimana kau bisa tanpa rindu?
mau kau bekukan rasa dengan mengadukan ingatan kepada harapan masa depan?
katamu ini cinta tapi mungkin tak selamanya.
romantis dan tetap realistis.
namun untuk tak lalu rindu, rasanya itu terlalu berat.
karena rindu itu adonan ingatan, kenangan, keinginan terulang, harapan bahagia, teraduk dalam loyang sayang.
jadi endapkan saja, lalu ikuti alirnya.
Bekasi, 11022018
Poetoe
karena kata adalah awal dunia; butuh ruang untuk memelihara "kata" sejak ada di "pikiran", "lisan", bahkan "tulisan".
Rabu, 14 Februari 2018
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Makasih mas Rahman Hakim telah memandu acara dengan asyik, juga kak Edmalia Rohmani dan mas Dhimas Wisnu Mahendra yang membedah buku Apakah ...
-
Mereka, para Shahabat Rosulillah itu membaca "Ayat-ayat Allah" dan juga sabda Rosulullah SAW, tidak sekedar sebagai "pesan...
-
"Jika benar kau pemerhati hal-hal sederhana, maka apa yang paling tercatat di mula pertemuan kita dulu?" Mungkin jawabannya adalah...
-
Buku MADILOG, Materialisme, Dialektika dan Logika adalah buku karya Tan Malaka yang kaya. Berisi banyak pengetahuan. Tak kebayang buku ini...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar