Kamis, 16 Juli 2015

Tentang Dunia

Dunia memang serba sementara. Selalu ada mula lalu akhir. Karena di dalam dunia kita tak lepas dari cengkeraman waktu.

Jika mula adalah pertemuan maka akhir adalah perpisahan, jika mula adalah perkenalan maka akhirnya adalah melupakan.

Perpisahan itu pasti demikian juga dilupakan itu keniscayaan. Seperti kematian yang selalu ada di balik kehidupan.

Karenanya takut akan perpisahan, dilupakan dan kematian itu ketakutan yang akan menyiksa. Takut atas sesuatu yang pasti.

Agar tak tersiksa bersiapsiagalah hadapi perpisahan, dilupakan, juga kematian. Pastikan tak ada air mata yang sia sia. 

Poetoe, akhir Ramadhan 1436 H.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Menulis puisi

Saat rindu serupa perdu Cinta menjelaga Kenangan menggenang di ceruk benak Bagaimana bisa aku tanpa puisi.... Seperti memunguti terseraknya ...