batu terhempas oleh arus
pohon terhempas oleh angin
harga diri terhempas oleh caci maki
mimpi terhempas oleh keterbatasan
aku terhempas oleh diri
joki kendalikan kuda
aku kendalikan diri
kuda kadang liar
begitu pun diri
aku terhempas oleh diri
ringkik kuda berlarian
percik api kakinya di bebatuan
debu beterbangan
aku terhempas oleh diri.
Halte BNN, 09042018
Poetoe
karena kata adalah awal dunia; butuh ruang untuk memelihara "kata" sejak ada di "pikiran", "lisan", bahkan "tulisan".
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Makasih mas Rahman Hakim telah memandu acara dengan asyik, juga kak Edmalia Rohmani dan mas Dhimas Wisnu Mahendra yang membedah buku Apakah ...
-
Mereka, para Shahabat Rosulillah itu membaca "Ayat-ayat Allah" dan juga sabda Rosulullah SAW, tidak sekedar sebagai "pesan...
-
"Jika benar kau pemerhati hal-hal sederhana, maka apa yang paling tercatat di mula pertemuan kita dulu?" Mungkin jawabannya adalah...
-
Buku MADILOG, Materialisme, Dialektika dan Logika adalah buku karya Tan Malaka yang kaya. Berisi banyak pengetahuan. Tak kebayang buku ini...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar