bagaimana cinta menyihir kita
adalah serupa bagaimana lelah itu tiba tiba musnah
saat senyum kita bertemu pada senja itu
hanya selintas saja
tapi apa daya waktu saat sihir cinta bekerja
karena serta merta kini, nanti dan tadi lebur kehilangan makna
menjadi satu dalam kata "kita"
bagaimana cinta mengubah kita
adalah seperti saat kegelisahan itu moksa
hanya oleh dengus nafasmu pelan
yang tertangkap oleh dengarku
padahal demikian kejap
hanya detik satuan waktunya
tapi apa daya waktu saat sihir cinta bekerja
karena serta merta kini, nanti dan tadi lebur kehilangan makna
menjadi satu dalam kata "kita"
lalu kau masih ragu
bagaimana dahsyatnya cinta bekerja?
Transjakarta, 11012018
Poetoe
karena kata adalah awal dunia; butuh ruang untuk memelihara "kata" sejak ada di "pikiran", "lisan", bahkan "tulisan".
Kamis, 11 Januari 2018
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Makasih mas Rahman Hakim telah memandu acara dengan asyik, juga kak Edmalia Rohmani dan mas Dhimas Wisnu Mahendra yang membedah buku Apakah ...
-
Mereka, para Shahabat Rosulillah itu membaca "Ayat-ayat Allah" dan juga sabda Rosulullah SAW, tidak sekedar sebagai "pesan...
-
"Jika benar kau pemerhati hal-hal sederhana, maka apa yang paling tercatat di mula pertemuan kita dulu?" Mungkin jawabannya adalah...
-
Buku MADILOG, Materialisme, Dialektika dan Logika adalah buku karya Tan Malaka yang kaya. Berisi banyak pengetahuan. Tak kebayang buku ini...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar