Senin, 22 Mei 2017

Langit

Tak pernah berhasil mendefinisikan
Tiba-tiba terasa dan lalu terjadi
Tak peduli jeda waktu
Nyaris separuh
Tatap mata dan senyum menjadi pengganti
Berbait bait kata
Kesepakatan lahir dari telepati dua hati
Cinta?

Berakhirlah hari pada cemeti waktu
Harus terhenti
Dahi dan leher hangat
Khawatir
Sayang?

Iya.
Sayang.

Bekasi, 2017
Poetoe

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Menulis puisi

Saat rindu serupa perdu Cinta menjelaga Kenangan menggenang di ceruk benak Bagaimana bisa aku tanpa puisi.... Seperti memunguti terseraknya ...