tumbuhan butuh tanah basah
pemikiran butuh hati resah
dalam basah tumbuhan menghisap sari tanah
dalam resah narasi benak terus bertambah
mengapa kita sibuk menghitung yang tak bisa kita hitung?
mengapa kita mengharap atas apa yang pasti akan datang tanpa kita harapkan?
mengapa kita takut kehilangan atas apa yang tak kita miliki?
mengapa kita gelisah berharap perhatian berupa "suka" dan "komentar"?
banyak bahan untuk resah
bahkan terlalu banyak melampaui waktu yang kita punya untuk merenungkannya
hari terlalu riuh
terlalu gaduh
dahaga sepi
rindu untuk menepi
Prupuk, 16 Agustus 2018
Poetoe
Tidak ada komentar:
Posting Komentar