Rabu, 14 Juni 2017

Percakapan itu

Percakapan itu seperti racikan menu,
ada kegelisahan, ada cinta yang disangkal, ada kerinduan yang merimba. Ada kamu, ada aku.

Berusaha saling memahami,
aku membacamu,
aku membacamu sepertiku membaca buku.

Walau di sini ada air mata tertahan,
ada perih,
ada harapan....

Juga cercaan, bahwa khawatir ini yang berharap kau berhenti.
Jangan lagi kau dendangkan perih namun tetap saja kau hampiri bilah pisau itu....
Kau menikmati luka.

Sini duduklah sebentar di sini
Biarkan senja mengguruimu
Mengajarkan tentang kehilangan
Bahwa ada keniscayaan malam yang akan meniadakannya
Senja paham itu
Mestinya kau pun begitu.

Tugu Pancoran, Juni 2017
Poetoe

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Menulis puisi

Saat rindu serupa perdu Cinta menjelaga Kenangan menggenang di ceruk benak Bagaimana bisa aku tanpa puisi.... Seperti memunguti terseraknya ...