Rabu, 06 Juni 2012

KATA ADALAH AWAL DUNIA.


(Catatan kecil setelah membaca Cerita Anak-anak Insan Aulia)
Kata adalah awal dunia. Bagaimana tidak, jika tanpa kata kita tidak bisa bercerita apa-apa. Benda, rasa, cuaca, bahkan warna… dapat mengada dalam isi kepala kita, karena mereka kita beri nama dengan “kata”.
Teringat firman Alloh, QS Al-Baqoroh ayat 31. “dan Dia ajarkan kepada Adam nama-nama semuanya, kemudian Dia perlihatkan kepada para malaikat, seraya berfirman, “Sebutkan kepada-Ku nama semua (benda) ini, jika kamu yang benar.”

Adalah hal yang membanggakan, saat membaca Cerita anak-anak SDIT Insan Aulia. Masih sangat sederhana memang, namun ini adalah langkah penting, bagaimana mengajarkan anak-anak memaparkan sesuatu kejadian, peristiwa, bahkan tentang rasa dalam rangkaian kata. Kebanyakan memang masih sekedar reportase kegiatan, walau pun ada yang mulai melibatkan rasa, seperti dalam “Petualanganku” dan “Hmmm….. Yummy…!” , juga pada Tulisan berjudul “Curahan Hati Untuk Orang Tuaku” menjadi bukti bahwa anak-anak sudah mengerti bagaimana menggunakan kata dalam mengungkapkan rasa.

Membuat tulisan tentang kejadian, peristiwa, atau kegiatan (seperti dalam “Kegiatan Sekolah Yang Menyedihkan”, “Liburan Bersama Teman”, “Main Ke Rumah Faiq”, dan “ETS”) adalah hal penting untuk melatih kemampuan mereka dalam melaporkan sesuatu. Karena dalam kehidupan sehari-hari, di dunia kerja, kita pun tidak bisa lari dari kegiatan menyusun Laporan. Sejak dini mengajarkan mereka menyusun Laporan adalah bekal yang luar biasa untuk masa depan mereka.

Bahkan, ada yang sudah berani menggunakan kata sebagai sarana melakukan perubahan, dalam tulisan “Tentang Rokok”, secara jelas penulis menyampaikan bahayanya merokok, yang bukan hanya untuk dirinya melainkan juga untuk orang lain. Ini membuktikan bahwa anak-anak sudah mulai mengerti kekuatan kata-kata untuk mempengaruhi pembaca.

Dan Insan Aulia mengambil peranan dalam mempertemukan ide-ide, baik dari percikan isi kepala anak-anak, orang tua murid, juga pihak guru. Ini adalah pilar peradaban. Selamat berjuang dan  keep Istiqomah.

Putu –ayah Bunga-
Bekasi, Juni 2012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hujan Bercanda

Hujan bercanda pada mimpi di ruang benak bahwa waktu telah sempurna ubah kita demikian dekat dan hangat menjadi kering dan sepi ukuran angka...