kawan, kau tersesat
ini rimba kata memang berbelukar metafora
aku tahu kau kehilangan arah
makna yang kau cari lenyap di rerimbunan semak tanda baca.
kawan, kau tersesat
karena cara memandang objekmu keliru
yang kecil mestinya kau teliti, justru kau baca sambil lalu
yang besar mestinya kau mundur untuk utuh menyentuh, justru kau dekati hingga hilang makna umumnya.
kawan, kau tersesat
kehilangan fokusmu karena kebisingan yang kau ciptakan sendiri
kau terlalu pintar ciptakan masalah-masalah baru dari satu masalah yang sejak lama tak juga kau selesaikan.
kawan, kau tersesat namun seperti tak sadar dalam sasarmu
jadi mesti bagaimana aku selamatkanmu?
Jatibening, 02092019
Poetoe
karena kata adalah awal dunia; butuh ruang untuk memelihara "kata" sejak ada di "pikiran", "lisan", bahkan "tulisan".
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Makasih mas Rahman Hakim telah memandu acara dengan asyik, juga kak Edmalia Rohmani dan mas Dhimas Wisnu Mahendra yang membedah buku Apakah ...
-
Mereka, para Shahabat Rosulillah itu membaca "Ayat-ayat Allah" dan juga sabda Rosulullah SAW, tidak sekedar sebagai "pesan...
-
"Jika benar kau pemerhati hal-hal sederhana, maka apa yang paling tercatat di mula pertemuan kita dulu?" Mungkin jawabannya adalah...
-
Buku MADILOG, Materialisme, Dialektika dan Logika adalah buku karya Tan Malaka yang kaya. Berisi banyak pengetahuan. Tak kebayang buku ini...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar