Jelang tengah malam malah kepikiran ini....
Skema tetang "ketidaktahuan"
Terkadang kita kelewat menggebu bahas lingkaran terkecil.... ialah keyakinan, sehingga melupakan ruang yang jauh lebih luas... lautan ketidaktahuan.
Seperti seorang nelayan...cuma bisa memandang lautan pengetahuan sebatas mata memandang..tetapi hanya setitik dari lautan yang sangat luas dimana dia tambatkan jaringnya..
Kesadaran atas Kemahatahuan Alloh itulah yang melahirkan kesadaran betapa kecil pengetahuan kita....
Pada sudut pandang itu, kita bisa merasakan bahwa energi keimanan itu adalah energi ketidakberdayaan.
Ketidakberdayaan yang membuat kita bersandar.
Membuat kita menyerahkan diri, mengangkat kedua tangan sambil berseru Allohu Akbar!
Ketidakberdayaan pula yang membuat kita membutuhkan doa.
Prosesi penyerahan diri itulah yang diabadikan dalam nama agama kita islam dari akar kata aslama yuslimu... menyerahkan diri.
karena kata adalah awal dunia; butuh ruang untuk memelihara "kata" sejak ada di "pikiran", "lisan", bahkan "tulisan".
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Makasih mas Rahman Hakim telah memandu acara dengan asyik, juga kak Edmalia Rohmani dan mas Dhimas Wisnu Mahendra yang membedah buku Apakah ...
-
Mereka, para Shahabat Rosulillah itu membaca "Ayat-ayat Allah" dan juga sabda Rosulullah SAW, tidak sekedar sebagai "pesan...
-
"Jika benar kau pemerhati hal-hal sederhana, maka apa yang paling tercatat di mula pertemuan kita dulu?" Mungkin jawabannya adalah...
-
Buku MADILOG, Materialisme, Dialektika dan Logika adalah buku karya Tan Malaka yang kaya. Berisi banyak pengetahuan. Tak kebayang buku ini...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar