... dan angin berdendang saja di telinga
melangkah adalah kata kerja
yang pantas dilekatkan dalam pagi
karena waktu berloncatan
ide berlinangan menetes saja
menjadi genangan di cawan hari
... dan angin menari di retina mata
menenggak kopi sepi adalah rima
dari cengkerama pagi yang menepi
menjadi parameng kawi mimpi
... dan angin menemani hari di liang sunyi
padahal gempita
padahal cuaca meradang
padahal gemuruh mengeluh
... dan angin aku sapih, kubiarkan dalam lipatan lengan bajuku.
karena kata adalah awal dunia; butuh ruang untuk memelihara "kata" sejak ada di "pikiran", "lisan", bahkan "tulisan".
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Makasih mas Rahman Hakim telah memandu acara dengan asyik, juga kak Edmalia Rohmani dan mas Dhimas Wisnu Mahendra yang membedah buku Apakah ...
-
Mereka, para Shahabat Rosulillah itu membaca "Ayat-ayat Allah" dan juga sabda Rosulullah SAW, tidak sekedar sebagai "pesan...
-
"Jika benar kau pemerhati hal-hal sederhana, maka apa yang paling tercatat di mula pertemuan kita dulu?" Mungkin jawabannya adalah...
-
Buku MADILOG, Materialisme, Dialektika dan Logika adalah buku karya Tan Malaka yang kaya. Berisi banyak pengetahuan. Tak kebayang buku ini...
kopi sepi, angin sunyi, pagi sendiri dalam dekap mimpi
BalasHapusmelebur dalam dengung....
BalasHapus